Kompas News

23 Nov

UUlar Terbang
Hah… Ada Ular Bisa Terbang!
Rabu, 24 November 2010 | 08:50 WIB

Jan Sevcik
Ular jenis Chrysopelea ornata
TERKAIT:
Ular Ini Beranak Tanpa Kawin
KOMPAS.com — Hah, ada ular yang bisa terbang! Tenang, hanya ular yang termasuk dalam genus Chrysopelea yang bisa terbang, tak semuanya. Ular dalam genus tersebut mampu terbang—atau tepatnya melenting—dengan cara meluncur sambil meliuk dari pohon satu ke pohon lainnya hingga sejauh 79 kaki atau 24 meter. Ditemukan bahwa habitat ular golongan tersebut ada di Asia Tenggara dan Asia selatan.

Bagaimana ular itu bisa terbang? Hal itu diuraikan dalam presentasi penelitian dalam pertemuan American Physical Society Division of Fluid Dynamics kemarin, (22/11/2010).

“Ular ini tidak sedang melawan gravitasi ketika terbang, juga bukan melakukan hal-hal yang tak masuk akal. Adalah persoalan gaya yang dikerahkan oleh ular yang menjadi penyebabnya,” kata Jake Socha, pemimpin proyek penelitian ini saat diwawancara Discovery.

Untuk sampai pada kesimpulan itu, Socha bersama rekannya mencoba “meluncurkan” ular jenis tersebut dari gedung berketinggian 49 kaki. Mereka merekam setiap gerakan dari ular tersebut. Kemudian, mereka mengembangkan model matematis yang mengungkapkan cara ular terbang.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diterima oleh Jurnal Bioinspiration & Biomimetics, Socha menjelaskan bahwa ular itu akan mengatur posisi tubuhnya sesaat sebelum terbang dan pada saat terbang.

Sesaat sebelum terbang, ular tersebut akan menjulurkan salah satu ujung badannya ke depan dan membentuk huruf J. Setelah itu, barulah si ular memulai melompat ke depan dan mempercepat gerakannya sehingga bisa terbang.

Ketika si ular terbang, ia akan mengerahkan gaya ke atas dari gerakannya sehingga membuatnya tak langsung jatuh. “Ular tetap terangkat ke atas walaupun ia bergerak ke bawah. Ini karena gaya yang mengarah ke atas lebih besar daripada berat badan ular,” kata Socha. Bagian depan ular akan tampak miring ke atas, kurang lebih 25 derajat, bagian ekornya akan terus bergerak-gerak, sementara bagian lain akan membentuk lengkungan naik turun, seperti liukan ular ketika melata di atas tanah.

“Jika ular tetap pada kondisi seperti itu, ia akan terus terbang ke atas. Namun, model terbang ular tersebut ternyata hanya sementara sehingga pada akhirnya ular tetap akan jatuh ke tanah mengakhiri luncurannya,” kata Socha yang merupakan ahli biologi di Virginia Tech.

Menurut Socha, model terbang ular ini bisa menjelaskan cara meluncur beberapa spesies, termasuk mamalia dan ikan. Ke depan, penciptaan kendaraan tak berawak mungkin bisa dilakukan dengan meniru cara terbang luncur ular ini.

DISCOVERYSumber :lar Terbang
Hah… Ada Ular Bisa Terbang!
Rabu, 24 November 2010 | 08:50 WIB

Jan Sevcik
Ular jenis Chrysopelea ornata
TERKAIT:
Ular Ini Beranak Tanpa Kawin
KOMPAS.com — Hah, ada ular yang bisa terbang! Tenang, hanya ular yang termasuk dalam genus Chrysopelea yang bisa terbang, tak semuanya. Ular dalam genus tersebut mampu terbang—atau tepatnya melenting—dengan cara meluncur sambil meliuk dari pohon satu ke pohon lainnya hingga sejauh 79 kaki atau 24 meter. Ditemukan bahwa habitat ular golongan tersebut ada di Asia Tenggara dan Asia selatan.

Bagaimana ular itu bisa terbang? Hal itu diuraikan dalam presentasi penelitian dalam pertemuan American Physical Society Division of Fluid Dynamics kemarin, (22/11/2010).

“Ular ini tidak sedang melawan gravitasi ketika terbang, juga bukan melakukan hal-hal yang tak masuk akal. Adalah persoalan gaya yang dikerahkan oleh ular yang menjadi penyebabnya,” kata Jake Socha, pemimpin proyek penelitian ini saat diwawancara Discovery.

Untuk sampai pada kesimpulan itu, Socha bersama rekannya mencoba “meluncurkan” ular jenis tersebut dari gedung berketinggian 49 kaki. Mereka merekam setiap gerakan dari ular tersebut. Kemudian, mereka mengembangkan model matematis yang mengungkapkan cara ular terbang.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diterima oleh Jurnal Bioinspiration & Biomimetics, Socha menjelaskan bahwa ular itu akan mengatur posisi tubuhnya sesaat sebelum terbang dan pada saat terbang.

Sesaat sebelum terbang, ular tersebut akan menjulurkan salah satu ujung badannya ke depan dan membentuk huruf J. Setelah itu, barulah si ular memulai melompat ke depan dan mempercepat gerakannya sehingga bisa terbang.

Ketika si ular terbang, ia akan mengerahkan gaya ke atas dari gerakannya sehingga membuatnya tak langsung jatuh. “Ular tetap terangkat ke atas walaupun ia bergerak ke bawah. Ini karena gaya yang mengarah ke atas lebih besar daripada berat badan ular,” kata Socha. Bagian depan ular akan tampak miring ke atas, kurang lebih 25 derajat, bagian ekornya akan terus bergerak-gerak, sementara bagian lain akan membentuk lengkungan naik turun, seperti liukan ular ketika melata di atas tanah.

“Jika ular tetap pada kondisi seperti itu, ia akan terus terbang ke atas. Namun, model terbang ular tersebut ternyata hanya sementara sehingga pada akhirnya ular tetap akan jatuh ke tanah mengakhiri luncurannya,” kata Socha yang merupakan ahli biologi di Virginia Tech.

Menurut Socha, model terbang ular ini bisa menjelaskan cara meluncur beberapa spesies, termasuk mamalia dan ikan. Ke depan, penciptaan kendaraan tak berawak mungkin bisa dilakukan dengan meniru cara terbang luncur ular ini.

DISCOVERYSumber :

Kunjungan SBY ke Jayapura

23 Nov
Terbaru  22 November 2010 – 12:00 GMT

 

Kunjungan SBY ke Papua ‘mengecewakan’

SBY dinilai tidak memanfaatkan kunjungan untuk membahas otonomi

Kelompok Dewan Adat Papua menyatakan kekecewaan atas kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke wilayah itu.

Mereka kecewa karena dalam kunjungan yang dimulai hari Minggu itu, tidak ada agenda pertemuan dengan tokoh adat untuk membicarakan sejumlah tuntutan, termasuk desakan mengembalikan hak otonomi khusus terhadap provinsi Papua dan Papua Barat.

Agenda resmi kunjungan presiden ke Papua adalah membuka forum pertemuan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia di Universitas Cendrawasih, Jayapura.

Acara lainnya adalah memberi pidato di depan pejabat terkait tata cara pengelolaan keuangan daerah Papua.

Seperti juga kunjungan Presiden Yudhoyono bulan lalu ke Wasior, kunjungan kali ini juga dikritik karena melewatkan agenda yang dianggap sejumlah pemuka adat lokal sangat penting, yakni dialog dengan para pemuka adat terkait isu pengembalian hak otonomi khusus dan tuntutan pemisahan diri dari Indonesia.

‘Tidak memanfaatkan’

Sekretaris Dewan Adat papua, Fadal al Hamid, menyatakan kekecewaannya.

“Kalau sampai hari ini orang masih menyuarakan Papua Merdeka dimana-mana, SBY juga punya kesempatan untuk menanyakan kenapa harus orang bicara seperti itu. Segelintir orang atau memang sesuatu yang dirasakan oleh seluruh masyarakat?” kata Fadal.

“Saya percaya bahwa presiden selaku pimpinan negara bisa merumuskan langkah-langkah politik yang baik untuk menyelesaikan masalah di Papua kalau beliau punya informasi terkait persoalan-persoalan di Papua yang substansial…. Dia seharusnya memanfaatkan kunjungan kali ini, ternyata itu tidak dilakukan,” tambah Fadal.

Kunjungan terakhir Presiden Yudhoyono ke Papua sebelumnya adalah ke Wasior, saat ibukota propinsi Teluk Wondama itu diterjang banjir bandang pertengahan Oktober lalu.

Sepekan sesudahnya, presiden mengirim tiga Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan, Menteri Kesejahteraan Rakyat dan Menteri Perekonomian untuk menemukan penyebab lambatnya kemajuan di Papua.

Namun kunjungan itu juga tidak disertai agenda dialog dengan tokoh adat setempat.

Sementara itu sembilan warga Papua ditangkap Minggu (21/11) karena mengibarkan bendera Bintang Kejora, yang merupakan bendera Papua Merdeka.

Mbah Marijan Tewas

18 Nov

PIDATO LENGKAP OBAMA

30 Okt

Pidato Lengkap Obama

Y! Newsroom – 1 jam 16 menit lalu
  • Kirim
  • Kirim via YM
  • Cetak
  • “Pulang kampung, nih.” Kalimat singkat itu diucapkan Presiden AS Barack Obama, disambut riuh di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (10/11).

    Obama juga mengucapkan sejumlah kata-kata lain dalam bahasa Indonesia. Nah, Anda yang belum sempat mendengar pidato lengkapnya, bisa menyimaknya di sini.

     

    Dodi IR

    Asyik Minum, Belalai Gajah Digigit Buaya

    Kompas – Jumat, 29 Oktober
  • Kirim
  • Kirim via YM
  • Cetak
  • Asyik Minum, Belalai Gajah Digigit Buaya

    KOMPAS.com — Selama ini sering terdengar betapa ganasnya macan atau singa Afrika memburu mangsa, seperti kuda, sapi, banteng, kerbau, dan rusa. Atau buaya yang mengintai hewan-hewan sedang minum dekat rawa persembunyiannya.

    Tetapi, ada kejadian langka yang tertangkap kamera fotografer amatir bernama Johan Opperman (38) ketika mengunjungi Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan. Foto ini dipublikaskan harian The Sun, 28 Oktober 2010.

    Dalam foto itu tampak anak gajah sedang asyik meminum air rawa dengan belalainya. Tiba-tiba, muncul buaya besar dari dalam rawa dan langsung menjepit belalai itu dengan gerahamnya yang kuat dan bergigi tajam.

    Tarik-menarik antara anak gajah dan buaya berlangsung beberapa saat. Anak gajah pun memiliki tenaga kuat sehingga mampu menarik buaya itu hingga ke daratan batas rawa.

    Anak gajah meraung memanggil keluarganya dan tak berapa lama rombongan gajah datang membantu.

    Para gajah itu berusaha menyelamatkan anak dengan meraung dan kakinya menginjak badan buaya. Adegan ini mirip seperti pertarungan antara gajah dan buaya.

    Karena buaya dikeroyok kawanan gajah dan nyawanya terancam, akhirnya mangsa yang sudah di depan mata itu pun dilepaskannya.

    Johan mengatakan, kejadian itu di siang hari dan tidak biasanya buaya berani main-main dengan hewan raksasa ini. Sudah bisa ditebak, buaya gagal makan siang. “Saya anggap ini hal sangat langka dan, setahu saya, buaya tidak biasanya mencoba untuk menangkap gajah,” ujar Johan. (Widodo)

    Tsunami Mentawai

    29 Okt

    Menengok Mentawai Setelah Tsunami

    Y! Newsroom – Kamis, 28 Oktober
  • Kirim
  • Kirim via YM
  • Cetak
  • Gempa 7,2 skala Richter mengguncang, lalu disusul tsunami ratusan meter menggulung sejumlah tempat di Kepulauan Mentawai. Ratusan tewas, ratusan pula yang hilang. Medan yang sulit membuat pasukan penyelemat, pengirim bala bantuan, tak bisa datang lekas. Gambar dari lokasi pun tak sampai ke publik secepat yang diharapkan.

    Di pusat pemerintahan, sejumlah kejadian membuat kita termangu. Ada pencabutan peringatan tsunami yang terlalu dini. Ada pula menteri yang sibuk mengklaim tak ada kesulitan komunikasi di Mentawai.

    Mari kita tengok Mentawai. Doakan saudara kita, bantu mereka dengan berbagai cara.

    Sejumlah penduduk yang selamat berjalan melintasi daerah yang disapu tsunami di Pagai Utara, Kepulauan Mentawai. (AP Photo/Setwapres)

    Rombongan Wakil Presiden Boediono mengamati kantong jenazah para korban tsunami di Pagai Utara. (AP Photo/Setwapres)

    Seorang perawat memeriksa bayi di klinik darurat Sikakap, Kepulauan Mentawai. (AP Photo)

    Pandangan udara sebuah desa yang hancur dua hari setelah tsunami menghantam Pulau Pagai, Kepulauan Mentawai, Sumbar, Rabu (27/10). Badan Penangulangan Bencana Daerah Sumbar menyebutkan korban tewas 282 orang sedangkan jumlah warga dilaporkan hilang 411 orang, korban luka berat tercatat 77 orang dan luka ringan 25 orang. (Antara/Setwapres)

    Kondisi Desa Pasapuat, Dusun Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai pascagempa 7,2 SR disertai gelombang tsunami, Senin (27/10). Tsunami juga terjadi di kecamatan Pagai Selatan dan Kecamatan Sikakap. (Antara/Rapot Pardomuan)

    Kondisi Desa Pasapuat, Dusun Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Antara/Rapot Pardomuan)

    Dua warga Australia Daniel Scanlan, kiri, dan rekannya yang terluka Robert Marino, saat tiba di pelabuhan Padang, Rabu (27/10). Mereka tengah berada di atas perahu sewaan, masih di tepi pantai, saat tsunami menyerbu. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

    Dodi IR

    MATERI AJAR KELAS XII (ppt)

    20 Okt

     Gambar hasil Penamatan Siswa SMA Kristen Kalam Kudus Jayapura Tahun Ajaran 2009/2010 dimana Prestasi Gemilang yang diukir saat itu yaitu Kls.XII IPS keluar sebagai Juara I Tingkat Provinsi Papua dan Kls XII IPA sebagai Juara II Tingkat Provinsi Papua. (By. Hendrik.P)

    Untuk mendapatkan materi ajar kelas XII silahkan DOWNLOAD pada topik-topik dibawah ini. Ingat Semboyan Blog Kita “Menghadapi Masalah Tanpa Masalah”. 

                                                               MATERI  AJAR KELAS XII (PPT).

    INTEGRAL 01

    INTEGRAL 02

    INTEGRAL 03

    Prog.Linear Oke

    MATRIKS-01 XII IPA

    MATRIKS- 02 XII IPA

    TRANSFORMASI     2   XIIIPA

    TRANSFORMASI 1 XII IPA

     VEKTOR 03 IPA

    VEKTOR 02 XII IPA

    VEKTOR 01 XII IPA

    BARISAN DAN DERET

    Soal Latihan Semester kls x

    18 Okt

    semester-kls-x

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.